Fenomena Urbanisasi Kota Surabaya (Studi Kasus di Kecamatan Gayungan)

Ahmada Farukh Rosyidin, Hisyamuddin Salim

Abstract


Tingkat kepadatan penduduk yang pada beberapa daerah masih mengalami ketidaksetaraan dengan nilai kualitas hidup menyebabkan banyak masyarakat berbondong-bondong untuk melakukan migrasi menuju kota-kota besar yang dianggap dapat menciptakan peruntungan bagi diri mereka sehingga terwujud adanya kualitas hidup pada diri mereka maupun keluarga. Upaya peningkatan tersebut menciptakan adanya fenomena urbanisasi yang terjadi. Kota Surabaya yang menjadi lokasi penelitian merupakan kota yang banyak memiliki faktor pendorong bagi masyarakat untuk posisinya. Banyaknya peluang kerja, akses pendidikan yang tinggi, serta fasilitas-fasilitas umum yang lengkap menjadikan Surabaya banyak disinggahi oleh banyak perantau. Karena itu,maka dilakukanlah penelitian untuk mengetahui adanya fenomena urbanisasi yang terjadi di Surabaya dengan fokus penelitian pada Kecamatan Gayungan. Metode yang digunakan ialah penelitian kualitatif dengan fenomenologi yang diteorikan oleh Husserl. Pada tahapannya, dilakukan reduksi eiditis, reduksi fenomenologis, dan reduksi transendental untuk mengetahui fenomena yang terjadi. Hasilnya, analisis fenomenologi Husserl yang berfokus pada kesadaran murni mendapatkan temuan bahwa keseluruhan informan yang terdiri dari mahasiswa menyebutkan secara sadar jika mereka memilih Kota Surabaya sebagai tempat perantauannya untuk memperoleh adanya peningkatan pengetahuan sehingga dalam harapannya, dapat tercipta adanya peningkatan kualitas hidup mereka.Selain itu, dalam tahapan reduksi juga ditemukan adanya kesadaran murni yang diperoleh darinya Metode yang digunakan ialah penelitian kualitatif dengan fenomenologi yang diteorikan oleh Husserl. Pada tahapannya, dilakukan reduksi eiditis, reduksi fenomenologis, dan reduksi transendental untuk mengetahui fenomena yang terjadi. Hasilnya, analisis fenomenologi Husserl yang berfokus pada kesadaran murni mendapatkan temuan bahwa keseluruhan informan yang terdiri dari mahasiswa menyebutkan secara sadar jika mereka memilih Kota Surabaya sebagai tempat perantauannya untuk memperoleh adanya peningkatan pengetahuan sehingga dalam harapannya, dapat tercipta adanya peningkatan kualitas hidup mereka. Selain itu, dalam tahapan reduksi juga ditemukan adanya kesadaran murni yang diperoleh darinya Metode yang digunakan ialah penelitian kualitatif dengan fenomenologi yang diteorikan oleh Husserl. Pada tahapannya, dilakukan reduksi eiditis, reduksi fenomenologis, dan reduksi transendental untuk mengetahui fenomena yang terjadi. Hasilnya, analisis fenomenologi Husserl yang berfokus pada kesadaran murni mendapatkan temuan bahwa keseluruhan informan yang terdiri dari mahasiswa menyebutkan secara sadar jika mereka memilih Kota Surabaya sebagai tempat perantauannya untuk memperoleh adanya peningkatan pengetahuan sehingga dalam harapannya, dapat tercipta adanya peningkatan kualitas hidup mereka. Selain itu, dalam tahapan reduksi juga ditemukan adanya kesadaran murni yang diperoleh darinya dan pengurangan transendental untuk mengetahui fenomena yang terjadi. Hasilnya, analisis fenomenologi Husserl yang berfokus pada kesadaran murni mendapatkan temuan bahwa keseluruhan informan yang terdiri dari mahasiswa menyebutkan secara sadar jika mereka memilih Kota Surabaya sebagai tempat perantauannya untuk memperoleh adanya peningkatan pengetahuan sehingga dalam harapannya, dapat tercipta adanya peningkatan kualitas hidup mereka. Selain itu, dalam tahapan reduksi juga ditemukan adanya kesadaran murni yang diperoleh darinya dan pengurangan transendental untuk mengetahui fenomena yang terjadi. Hasilnya, analisis fenomenologi Husserl yang berfokus pada kesadaran murni mendapatkan temuan bahwa keseluruhan informan yang terdiri dari mahasiswa menyebutkan secara sadar jika mereka memilih Kota Surabaya sebagai tempat perantauannya untuk memperoleh adanya peningkatan pengetahuan sehingga dalam harapannya, dapat tercipta adanya peningkatan kualitas hidup mereka. Selain itu, dalam tahapan reduksi juga ditemukan adanya kesadaran murni yang diperoleh darinya analisis fenomenologi Husserl yang berfokus pada kesadaran murni mendapatkan temuan bahwa seluruh informan yang terdiri dari mahasiswa menyebutkan secara sadar jika mereka memilih Kota Surabaya sebagai tempat perantauannya untuk memperoleh adanya peningkatan pengetahuan sehingga dalam harapannya, dapat tercipta adanya peningkatan kualitas hidup mereka. Selain itu, dalam tahapan reduksi juga ditemukan adanya kesadaran murni yang diperoleh darinya analisis fenomenologi Husserl yang fokus pada kesadaran murni mendapatkan temuan bahwa seluruh informan yang terdiri dari mahasiswa menyebutkan secara sadar jika mereka memilih Kota Surabaya sebagai tempat perantauannya untuk memperoleh adanya peningkatan pengetahuan sehingga dalam harapannya , dapat terciptanya peningkatan kualitas hidup mereka. Selain itu, dalam tahapan reduksi juga ditemukan adanya kesadaran murni yang diperoleh darinya pengalaman hidup para pelakunya sehingga menciptakan penyesuaian baru dalam diri mereka dan memurnikan secara penuh pandangan mereka terhadap urbanisasi yang dilakukannya tanpa terpengaruh adanya fenomena-fenomena lain yang pernah dialami atau dialaminya.

Keywords


Urbanisasi, Kota Surabaya, Fenomenologi

References


Azhari, S. (2016). Analisis In-Migration Kota Surabaya Berdasarkan Persepsi Masyarakat. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Brawijaya, 5(1).

Bintarto, R. (1986). Urbanisasi dan Permasalahannya. Ghalia Indonesia.

Bogdan, & Taylor. (1975). Introducting to qualitative metods : Phenomenological. A Wiley Interscience Publication.

Hadijah, Z., & Sadali, M. I. (2020). Pengaruh Urbanisasi Terhadap Penurunan Kemiskinan di Indonesia. Jurnal Wilayah Dan Lingkungan, 8(3).

Harahap, F. R. (2013). Dampak Urbanisasi Bagi Perkembangan Kota Di Indonesia. Jurnal Society, 1(1), 35–45. https://doi.org/https://doi.org/10.33019/society.v1i1.40

Harianto, S. (2022). Fenomenologi Edmund Husserl & Alfred Schutz. Power Point Mata Kuliah Teori Sosiologi Modern.

Haris, A. (2015). Studi Media Dan Perpustakaan Tentang Urbanisasi. Jupiter, 14(1).

Hidayati, I. (2021). Urbanisasi dan Dampak Sosial di Kota Besar Indonesia. Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial (JIIS), 7(2).

Moustakas, C. (1994). Phenomenological Research Methods. SAGE.

Nas, P. J. M. (1979). Kota Didunia Ketiga : Pengantar Sosiologi Kota Dalam Tiga Bagian. Karya Aksara.

Noveria, M. (2010). Fenomena Urbanisasi Dan Kebijakan Penyediaan Perumahan Dan Permukiman Di Perkotaan Indonesia. Jurnal Masyarakat Indonesia, 36(2).

Prasodjo, I. (2018). Dampak Urbanisasi Bagi Pembangunan Manusia 2010-2016 Studi Kasus: Jakarta, Surabaya Dan Medan. Jurnal Ekonomi, 23(3), 105–318. https://doi.org/https://doi.org/10.24912/je.v23i3.415

Putra, N. P. A., & Harianto, S. (2022). Konstruksi Sosial Mahasiswa Urban Di Kota Surabaya. Jurnal Analisa Sosiologi, 11(2). https://doi.org/https://doi.org/10.20961/jas.v11i2.57277

Rahmawati, T. (2020). Urbanisasi Dan Polemik Kependuduk Kota Di Indonesia. ResearchGate. https://doi.org/10.31219/osf.io/z74gw

Ramdani, A. N., Kadarwati, N., & Supadi. (2021). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Penyerapan Tenaga Kerja Di Jawa Tengah 2014-2019. Jurnal Ekonomi, Bisnis, Dan Akuntansi, 23(2). https://doi.org/https://doi.org/10.32424/jeba.v23i2.1833

Rustiadi, E., & Junaidi. (2011). Transmigrasi dan Pengembangan Wilayah. In Pertemuan Penyempurnaan Konsep Rancangan Peraturan Pemerintah Tentang Penyelenggaraan Transmigrasi. Repository Universitas Jambi.

Septanto, A. Y. (2017). Analisis Pengaruh Urbanisasi, Indeks Pembangunan Manusia, dan Pertumbuhan Ekonomi Terhadap Tingkat Kemiskinan di Indonesia Tahun 2011-2015 (Studi Kasus Pada 33 Provinsi). Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Brawijaya, 5(2).

Suntajaya, I. G. K. (2014). Faktor-Fator Yang Mempengaruhi Terjadinya Urbanisasi Di Provinsi Bali. Piramida, 10(2).

Tifada, D. A., & Winardi, A. D. (2022, April). Repelita I Diresmikan Presiden Soeharto dalam Sejarah Indonesia Hari Ini, 1 April 1969. VOI. https://voi.id/memori/152318/repelita-diresmikan-presiden-soeharto-dalam-sejarah-indonesia-hari-ini-1-april-1969

Widiawaty, M. A. (2019). Faktor-Faktor Urbanisasi di Indonesia. INA-Rxiv Papers. https://doi.org/10.31227/osf.io/vzpsw




DOI: http://dx.doi.org/10.37064/jpm.v11i1.13724

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2023 Hisyamuddin Salim

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.