Home  /  Jurnal Teknik ITS  /  Vol: 10 Núm: 2 Par: PP (2021)  /  Article
ARTICLE
TITLE

Analisis Risiko Kecelakaan Kerja pada Proyek Pembangunan Gedung Kampus II UINSA Surabaya

SUMMARY

Risko merupakan kemungkinan atau ketidakpastian terjadinya suatu peristiwa yang tidak diharapakan ketika sedang melakukan pekerjaan yang dapat merugikan pihak yang sedang melakukan kegiatan tersebut. Dalam berkegiatan salah satu risiko yang mungkin muncul adalah risiko kecelakaan kerja, kecelakaan kerja dapat terjadi dalam semua bidang pekerjaan, salah satunya adalah bidang konstruksi. Kecelakaan kerja dalam bidang konstruksi sesungguhnya adalah hasil dari mitigasi risiko yang kurang tepat sasaran dalam menangani risiko kecelakaan kerja. Kecelakaan kerja dapat disebabkan oleh beberapa faktor utama yaitu faktor kondisi lingkungan, peralatan pekerjaan, dan pekerja itu sendiri. Oleh karena itu demi meminimalisir angka kecelakaan kerja diperlukan manajemen risiko kecelakaan kerja pada proyek konstruksi demi keselamatan pekerja dan keberhasilan suatu proyek. Tahapan yang akan dilakukan pada penelitian ini meliputi identifikasi risiko, penilaian risiko, analisis penyebab risiko, dan penanganan risiko. Identifikasi risiko dilakukan berdasarkan studi literatur tentang risiko yang ada pada pekerjaan di Proyek Pembangunan Gedung Kampus II UINSA. Setelah itu risiko akan dinilai menggunakan panduan sesuai dalam AS/NZS 4360:2004 yang menggunakan probability and impact matrix dalam penilaiannya. Kemudian risiko yang tergolong extreme akan dicari penyebabnya dengan Fault Tree Analysis. Setelah itu akan dilakukan perencanaan mitigasi risiko berdasarkan hasil penilaian risiko dan MOCUS. Hasil yang didapatkan dari penelitian penelitian ini adalah penyebab dari risiko extreme yang ada pada proyek yaitu risiko pekerja tertabrak alat berat yang disebabkan 13 penyebab dasar (basic event) dan analisa Minimal Cut Set menghasilkan 8 kombinasi penyebab dasar (basic event), serta risiko pekerja terjatuh dari ketinggian yang disebabkan 17 penyebab dasar (basic event) dan analisa Minimal Cut Set menghasilkan 9 kombinasi penyebab dasar (basic event). Selain penyebab dari risiko juga didapatkan bentuk penanganan untuk penyebab risiko salah satunya adalah adanya pengawasan yang dilakukan terhadap pekerja untuk menangani penyebab dasar (basic event) tidak konsentrasi dan terburu – buru dalam bekerja.

 Articles related

Upik Nurhalizah,I Ketut Gunarta,I Ketut Gunarta,Lantip Trisunarno,Lantip TrisunarnoDOI: 10.12962/j23373539.v11i1.71385    

Perusahaan X merupakan salah satu perusahaan BUMN yang bergerak dalam bidang penyediaan dan penyaluran air. Salah satu bidang usaha yang dikelola Perusahaan X adalah usaha AMDK. Saat ini usaha AMDK Perusahaan X hanya di pasarkan dilingkungan internal per... see more


Luluk Kristianingsih,Ali MusyafaDOI: 10.12962/j23373539.v2i2.3786    

Pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) merupakan pembangkit listrik yang banyak digunakan di Indonesia. Salah satu bagian dari sistem PLTU yang memiliki risiko bahaya tinggi adalah boiler, oleh karena itu diperlukan adanya analisis bahaya dan safety system... see more


Arnisa Nastiti,Ali MasduqiDOI: 10.12962/j23373539.v12i1.111008    

Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) merupakan perusahaan yang menyediakan dan mendistribusikan air minum untuk kebutuhan masyarakat. Berdasarkan hasil penelitian, kandungan zat organik dalam air produksi PDAM Kota Kediri melebihi baku mutu. Analisis kuali... see more


Alif Wardatun Nisa',Naning Aranti WessianiDOI: 10.12962/j23373539.v11i3.98582    

PT Cipta Sinergi Bisnis (CSB) merupakan salah satu perusahaan penyedia layanan logistik di bidang freight forwarding yang didirikan sejak 29 Mei 2015. Meninjau keberadaannya sebagai pihak ketiga, maka pelayanan yang memuaskan dan konsisten sangat dibutuh... see more


Aulia Salma Arkania,I Ketut GunartaDOI: 10.12962/j23373539.v11i3.96836    

Terdapat peraturan mengenai pengelolaan risiko rumah sakit di Indonesia yaitu Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No.66 Tahun 2016 yang mengharuskan rumah sakit memiliki pengelolaan risiko untuk menjamin keselamatan pasien, pegawai, dan lingku... see more