ARTICLE
TITLE

Efektivitas Intervensi Motor Imagery (MI) terhadap Rehabilitasi Pasien Post stroke: A Systematic Review

SUMMARY

Background: Motor Imagery (MI) is an intervention to improve motor skills in post stroke hemiparesis patients by focusing on weak body parts. Objective: To describe the effectiveness of providing MI in the rehabilitation of post stroke patients. Method: The database used to identify suitable articles obtained from Scopus, ProQuest and Pubmed was limited to the last 5 years of publication from 2016 to 2020, English, and fulltext articles. The literature review used the keyword "Motor Imagery" AND "Stroke Rehabilitation". In searching articles used "AND". Only 8 articles met the inclusion criteria. This review was from these 8 articles. Results: MI has effectiveness in cognitive, sensory and motor post-stroke patients by stimulating neuroplasticity in various areas of the brain so that it accelerates the increase in O2, glucose and various metabolites that lead to increased regional metabolism through dilation of cerebral arterioles and capillaries. MI which is given routinely will help the recovery of motor function of post-stroke patients and increase patient independence. Conclusion: MI has a lot of effectiveness in the rehabilitation of post stroke patients. Suggestion: MI is considered necessary to be applied in hospitals in Indonesia.Keywords: motor imagery; stroke; rehabilitationABSTRAKLatar belakang: Motor Imagery (MI) merupakan intervensi untuk meningkatkan keterampilan motorik pada pasien hemiparesis post stroke dengan berfokus pada bagian tubuh yang lemah. Tujuan: Untuk menjabarkan efektivitas pemberian MI pada rehabilitasi pasien post stroke. Metode: Database yang digunakan dalam penelitian ini adalah Scopus, Proquest dan Pubmed terbatas untuk publikasi 5 tahun terakhir dari 2016 hingga 2020, full text article dan berbahasa Inggris. Kata kunci yang digunakan adalah “Motor Imagery” AND “Stroke Rehabilitation”. Systematic review ini menggunakan 8 artikel yang sesuai dengan kriteria inklusi. Hasil: MI memiliki efektivitas pada kognitif, sensorik dan motorik pasien post stroke dengan merangsang neuroplastisitas pada berbagai area otak sehingga memperlancar peningkatan O2, glukosa dan berbagai metabolit yang mengarah ke peningkatan metabolisme regional melalui dilatasi arteriol serebral dan kapiler. Motor Imagery (MI) yang diberikan secara rutin akan membantu pemulihan fungsi motorik pasien post stroke dan meningkatkan kemandirian pasien. Simpulan: MI memiliki banyak efektivitas pada rehabilitasi pasien post stroke Saran: MI dipandang perlu untuk diterapkan di rumah sakit yang ada di Indonesia.Kata kunci: motor imagery; stroke; rehabilitation

 Articles related

Made Dian Kusumawati    

ABSTRAKPendahuluan: Diabetes burnout merupakan tantangan utama dalam pengelolaan Diabetes mellitus. Hal ini berdampak pada tidak terkontrolnya gula darah pasien, yang berakhir dengan peningkatan angka kematian disebabkan oleh komplikasi Diabetes. Tujuan ... see more


Safruddin Safruddin,Andi Mappanganro    

Patients undergoing hemodialysis will continue to experience common problems such as their non-compliance with fluid intake. This condition will cause hepervolemia which has a risk of cardiovascular risk and hypertension. The success of fluid management ... see more


Fandro Armando Tasijawa    

Background: Several reviews have been conducted regarding the effectiveness of psychotherapy for schizophrenia and CBT interventions for auditory hallucinations. But it has not reviewed the advantages of psychotherapy to control and reduce distress and s... see more


Ulil Amri | Universitas Negeri Padang, Indonesia,Hendri Hendri | Universitas Negeri Padang, Indonesia,Rusdinal Rusdinal | Universitas Negeri Padang, Indonesia,Nurhizrah Gistituati | Universitas Negeri Padang, Indonesia    

Pengembangan organisasi merupakan suatu proses perubahan atau intervensi. Hal ini dimulai dari perubahan struktur  dan sistem di dalam sebuah organisasi. Intervensi dilakukan sebagai upaya pengembangan sebuah yang bertujuan untuk meningkatkan keefek... see more

Revista: Edukatif

Made Hendra Satria Nugraha,Ni Komang Ayu Juni Antari,Ni Luh Putu Gita Karunia Saraswati    

Nyeri leher merupakan suatu permasalahan yang sering terjadi di populasi. Salah satunya adalah mechanical neck pain (MNP). Manifestasi klinis dari MNP meliputi: nyeri, keterbatasan lingkup gerak sendi, spasme otot dan juga disertai kelemahan pada otot de... see more